Catamount Machine Works menjalankan industry machining di dunia manufaktur yang benar-benar tidak memberi ruang untuk salah. Sekitar 85% produksi mereka melayani sektor defense (pertahanan), jadi setiap komponen yang keluar dari workshop CNC harus presisi, stabil, dan bisa dipertanggungjawabkan. Di industri ini, toleransi bukan sekadar angka yang ada di gambar kerja, namun itu adalah batas antara sebuah sistem bekerja sempurna atau gagal di misi kritis. Karena itu, kualitas proses dan hasil machining mereka selalu berada di level presisi paling ketat.

Tekanan itu diperkuat oleh tuntutan sertifikasi dan regulasi. AS9100 menjadi syarat wajib untuk aerospace dan defense karena menuntut quality management yang disiplin, traceability yang jelas, serta dokumentasi yang rapi. Lalu ada ITAR compliance yang memastikan data dan komponen sensitif tidak bocor ke pihak yang tidak berwenang sesuai aturan ekspor di U.S. Singkatnya: semua proses harus akurat, aman, dan tercatat, dari setup sampai inspection.
Saat tiba waktunya upgrade CAM system, CEO mereka, Chris Basgall, tidak mau ambil risiko. Setelah mencoba beberapa software lain, timnya menemukan masalah klasik: kurang reliable, training yang mahal, dan efeknya bisa berujung production errors yang biayanya tinggi. Di sisi lain, perebutan talenta programmer makin ketat, jadi mereka butuh platform yang powerful tetapi tetap intuitive agar mudah dipelajari dan menarik buat programmer baru. Jawabannya jatuh ke Mastercam, karena dinilai paling stabil untuk kebutuhan high-precision work mereka.
Bersama Mastercam, Catamount Machine Works mengembangkan capability mereka di 5-axis machining, wire EDM, dan mesin bubut. Bahkan, pemakaian 5-axis mereka melonjak dari hampir nol menjadi sekitar 40% dalam waktu singkat. Dalam pekerjaan nyata, mereka pernah mendapat pengerjaan part membuat bracket kompleks untuk submarine dengan toleransi ekstrem. Mereka memakai strategi 3+2 machining. Dimana tool bergerak dalam 5-axis positioning tetapi cutting dilakukan 3-axis per langkah. Semua machining tersebut dibuat programnya lewat Mastercam dan hasilnya sesuai requirement. Untuk komponen missile guidance systems, mereka juga mengandalkan wire EDM programming Mastercam agar hasil tetap predictable meski biaya operasi mesin sangat tinggi. Ditambah automation dengan robots untuk high-volume production, mereka bisa menjalankan pallet load/unload nonstop bahkan sepanjang weekend.
Pada akhirnya, Mastercam bukan cuma alat untuk membuat program machining cnc, tapi fondasi strategi mereka: standardization, efficiency, optimization, dan advanced technology. Basgall menekankan bahwa kalau programming tidak benar, semua proses berikutnya pasti ikut salah.
Mereka juga menggunakan ecosystem yang terintegrasi, termasuk Verisurf untuk model-based metrology yang terkoneksi mulus dengan Mastercam. Dampaknya terasa nyata. Programming time lebih pendek, errors berkurang, training jadi cepat antar anggota tim, turnaround makin singkat, dan performa delivery konsisten. Bahkan salah satu klien aerospace terbesar mereka memberi nilai 100% untuk on-time delivery dan quality. Hal tersebut adalah bukti bahwa dalam proyek mission-critical, kombinasi proses yang tepat dan software yang tepat memang menentukan segalanya.
Kami PT Ardata Design Solusi selaku reseller resmi Mastercam di Indonesia, menyediakan Software Mastercam original sesuai dengan tipe mesin cnc Anda. Mulai dari CNC Milling, CNC Router, CNC turning, wirecut, dll.
Team kami didukung oleh staff dan engineer yg telah berpengalaman dalam implementasi dan penggunaan software 2D & 3D CAD/CAM/CAE selama lebih dari 15 tahun.
Untuk info detail mengenai harga MASTERCAM, ZWCAD, dan ZW3D, silakan menghubungi kontak berikut ini:
Instagram : https://www.instagram.com/mastercam.id/
Phone: (021) 29619220
WhatsApp: https://wa.me/6281364041996
Email: info@ardatadesign.com

No responses yet